Pencarian

Blog Archive

Teman akrab

Artikel

Rabu, 10 September 2008

BAB 3

BAB III
METODE PENELITIAN
A. Desain Penelitian
Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat deskriptif yang menggambarkan pengetahuan Kepala Keluarga tentang Sarana Air Minum dan Jamban Keluarga (SAMIJAGA) yang ada di Desa Sungai Kuning Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci.


B. Lokasi dan Waktu Penelitian.
Penelitian dilakukan di Desa Sungai Kuning. Waktu penelitian adalah dari tanggal 26 Mei sampai 3 Juni 2008.
C. Populasi dan Sampel
  1. Populasi
Populasi penelitian adalah seluruh Kepala Keluarga yang berdomisili di Desa Sungai Kuning Kecamatan Siulak yang berjumlah 187 KK.
  1. Sampel
Sampel penelitian ini diambil 20 % dari jumlah populasi yang ada. Hal ini sesuai dengan pendapat suharsini Arikunto (2003:104) yang menjelaskan bahwa apabila jumlah populasi besar dari 100, maka jumlah sampel dapat diambil 20-25 % dari jumlah populasi. Jumlah sampel dari penelitian ini adalah 20 % dari 187 KK sehingga didapat 39 KK.

  1. Teknik pengambilan sampel

Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan teknik random sampling dengan menggunakan kriteria sampel sebagai berikut:
  1. Inklusi
1. Kepala keluarga yang mempunyai rumah di lokasi penelitian.
2. Bersedia menjadi responden
3. Bisa berkomunikasi secara verbal.
  1. Eksklusi
1. Kepala keluarga yang tidak mempunyai rumah di lokasi penelitian.
2. Tidak bersedia menjadi responden.
3. Tidak bisa berkomunikasi secara verbal.
D. Cara Pengambilan Data
  1. Data Primer
Data primer merupakan data yang diperoleh langsung dari responden yang dikumpul oleh penelitian dengan menggunakan kuisioner yang telah disiapkan.
  1. Data Sekunder
Data sekunder adalah data yang di peroleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Puskesmas Siulak Gedang dan data dari Desa Sungai Kuning.
E. Pengolahan, Analisa dan Penyajian Data
Data yang telah dikumpul diolah secara manual yaitu dengan cara editing, koding, dan tabulasi data, disajikan dalam bentuk tabel sederhana.
1. Coding, Setelah dilakukan, langkah selanjutnya yang ditempuhkan adalah melakukan peng-kode-an data (koding). Dalam penelitian ini hanya menggunakan pertanyaan tertutup.
2. Editing, Setelah data berhasil dikumpulkan, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengolah data sedemikian rupa shingga jelas sifat-sifatnya yang dimiliki oleh data tersebut. Untuk dapat melakukan pengolahan data dengan baik, data tersebut perlu diperiksa terlebih dahulu, apabila telah sesuai seperti yang diharapkan atau tidak. Dalam melakukan editing ada yang beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni :
a. Memeriksa kelengkapan data.
b. Memeriksa kesenambungan data.
c. Memeriksa keseragaman data.
Tahap editing penelti melakukan pengecekan terhadap data-data yang ada baik dari hasil observasi maupun dari kuesioner . Untuk mengetahui tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner dengan jumlah pertanyaan 16 item. Setelah semua nilai terkumpul, dijumlahkan selanjutnya dilakukan analisa tingkat pengetahuan kepala keluarga tentang sarana air minum dan jamban keluarga, dengan meggunakan tekhnik prosentase, dengan rumus di bawah ini :

P = F x 100%

N
Keterangan :
P : Prosentase
F : Jumlah jawaban yang benar
N : Jumlah responden
Selanjutnya hasil penghitungan dimasukan ke dalam standar kriteria objektif, sebagai berikut :
Pengetahuan Tinggi, bila hasil 76% - 100%
Pengetahuan Sedang, bila hasil 56% - 75%
Pengetahuan Rendah, bila hasil ≤ 55%
3. Entri, Memasukkan data kedalam tabel dan mengolah data.
4. Tabulating, Setelah editing dan koding selesai dilakukan, langkah selanjutnya yang ditempuh adalah mengelompokkan data tersebut kedalam suatu tabel tertentu menurut sifat-sifat yang dimilikinya sesuai dengan tujuan penelitian. (Azwar, 1987:61).
5. Cleaning
Data diperiksa kembali sehingga benar-benar bebas dari kesalahan.
F. Instrumen Penelitian
Pada penelitian ini penulis menggunakan kuesioner. Adapun yang dimaksud dengan kuesioner adalah teknik pengumpulan data dengan mengajukan instrumen pertanyaan secara tertulis kepada responden. Dalam penelitian ini kuesioner yang digunakan angket yang berstruktur yaitu yang telah dilengkapi dengan jawaban dan responden cukup memilih pilihan jawaban yang dianggap yang paling benar sesuai dengan pendapat dan pengalaman.
Pertanyaan yang diajukan terhadap responden terdiri dari 16 (Enambelas) item pertanyaan, tiap elemen pertanyaan diberi bobot nilai, bila setiap bagian komponen pernyataan betul diberi skor 1 (satu), bila pernyataan salah diberi nilai 0 (nol), kemudian dijumlahkan. Kemungkinan skor tertinggi diperoleh dari responden adalah 16 (Enambelas), sedangkan nilai terendah adalah 0 (nol).
G. Defenisi Operasional
Tabel 3.1
Defenisi Operasional
No
Variabel
Defenisi Operasional
Skala Ukuran
Alat Ukur
Hasil
1
Pengetahuan kepala keluarga
Pengetahuan kepala keluarga tentang :
1. Jenis sarana air minum
2. syarat air bersih
3. jenis jamban
4. syarat jamban yang baik
5. Konstruksi jamban yang baik
Ordinal
Quesioner
Tingkat pengetahuan kepala keluarga :
Tinggi 76–100 %
Sedang 56–75 %
Rendah ≤ 55 %
H. Kerangka Konsep
Kepala Keluarga
Di desa Sungai Kuning
Pengetahuan tentang :
- Jenis sarana air minum
- Syarat air bersih
- Jenis jamban
- Syarat jamban yang baik
- Konstruksi jamban yang baik
Gambaran pengetahuan kepala keluarga tentang sarana air minum dan jamban keluarga
1. Tinggi 76 – 100 %
2. Sedang 56 – 75 %
3. Rendah ≤ 55 %
Input Proses Output

0 komentar: